Resensi Buku
(Gadis
Jakarta)
Diajukan Untuk memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
![]() |
Oleh,
ANO KARNO
XI-IPS 1
SEKOLAH
MENENGAH ATAS NEGRI 7 TASIKMALAYA
Jln. Air Tanjung No.25 Tlp. (0265)
321564
KAWALU
TASIKMALAYA
Pengantar penerbit
Najib Kaelani,sastrawan dan sejarawan dari negri’sungai Nil’
ini memang banyak menghasilkan karya sastra dengan latar belakang sejarah.Bukan
hanya sejarah Mesir atau Islam ,tapi sejarah bangsa-bangsa lain ,diantaranya
Turkistan dan Indonesia.Seperti dalam novel Gadis
Jakarta ini,penulis menjadikan kondisi Indonesia tahun 1965,terjadi gejolak
politik ekonomi yang demikian dasyat,puncaknya adalah pemberontakan PKI ,atau
lebih di kenal dengan istilah G 30-S\PKI.Namn sejarah kelam bangsa itu masih
memiliki sisi gelap ,yang belum mampu (atau sengaja atau tidak )di ungkap.Sebagai
penerbit yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan sastra dan budaya
Timur,kami terus menerus berupaya menghadirkan karya-karya sastra bermutu
.Pilihan timur lebih di dasarkan pada pertimbangan untuk memberi alternatif
bacaan .Di tengah kecenderungan globalisasi yang di tandai
dengan’Pemaksaan’sistem tunggal dunia,yang menafi’kan pradigma dan peradaban
yang tidak sesuai ,serta memandang sebelah mata pada peradaban lain ,terhadap
pengingkaran terhadap harkat kemanusaan .Karena manusia dilahirkan memiliki hak
untuk menentukan pilihan atas ideologi,maupun sistem kehidupan yang paling
sesuai.
‘
Pemaksaan’ yang terjadi saat ini didasarkan pada asumsi bahwa Barat lebih baik,lebih
maju dan lebih rasional di banding Timur .Asumsi itu tidak salah pada beberapa
bagian,namun salah pada hal yang paling fundamental,
yaitu sejak ribuan tahun ,Barat dan Timur saling berinteraksi dan bersinegri untuk
membentuk peradaban modern seperti sekarang .Tanpa ada jaman kegemilangan
Cordova (Spanyol)sayangnya oleh Barat di sebut the dark age,abad kegelapan tentu
reanisance dan revolusi industri tidak akan pernah lahir.Tanpa ada ilmuan besar
seperti Hypathia (2 M) atau Ibn Sina ,Ibn Rusyd,maka Einsten dan yang lain
tidak akan pernah lahir.
Karena
masing-masing peradaban saling mempengaruhi ,maka sangat naif apabila saat ini
muncul klaim kelebihan Barat dari pada Timur .
Indentitas Buku
Judul buku : Gadis jakarta
Pengarang : Najib Kaelani
Penerbit : NAVILA
Pencetak : Mardang
Cetakan Pertama :1, April 2001
Cetakan Kedua :12, Juli 2001
Halaman \Ketebalan : 224 Halaman
Unsur intrinsik
Tema : Politik
Alur : Maju
Penokahan
Az Zaim berperan sebagai ketua partai
PKI ,ia mempunyai karakter kejam dan licik
Fatimah adalah seorang gadis yang
harus berjuang sendirian membebaskan ayah dan kekasihnya yang sedang di tahan
oleh ‘Partai’.Gadis itu mempunyai karakter
pejuang
Ayah adalah ayah dari Fatimah ia
mempunyai karakter penyayang
Sudut pandang : Orang ke 3 yaitu orang lain
Seting : Di ibukota
Jakarta
Amanat : Agar si
pembaca bisa tau pergolakan pulitik Indonesia tahun 1965 ,yang mana terjadi
gejolak politik ekonomi yang demikian dasyat ,puncaknya adalah pemberontakan
PKI ,atau lebih di kenal dengan istilah G 30–S\PKI.
Sinopsis cerita
Novel
Mesir ini menceritakan kondisi pergolakan politik Indonesia tahun
1965.Dikisahkan seorang gadis ,anak dedengkot Masyumi yang harus berjuang
sendirian membebaskan ayah dan kekasihnya
yang di tahan oleh ‘Partai’.Karena menentang halau ideologi
‘Partai’.’Partai (PKI)demikian menguasai percaturan politik Indonesia ketika
itu .Mereka menggunakan berbagai cara untuk mencapai cita-cita.Namun kegigihan
Az Zaim (Ketua Partai) kandas oleh kegigihan seorang gadis muda .Karena
cintanya ditolak Az Zaim nekat menggunakan berbagai cara ,termasuk menculik dan
memenjarakan sang ayah dan kekasih Fatimah (nama gadis itu)
Novel
ini juga bisa di sebut novel sejarah ,karena menceritakan babak demi babak
pergolakan politik ,yang menurut seting cerita ini adalah pemberontakan PKI
.Uniknya penulis menggunakan berbagai simbol untuk memperkuat ide cerita .
Namun kesa romantis dari sebuah novel tetap terjaga dengan baik
Barangkali novel ini adalah satu-satunya novel yang ditulis orang
asing,khususnya Arab tentang kondisi indonesia. Bisa jadi karena keadaan
ideologis antara indonesia dan mesir
yang mrngihlami penulis. Seperti keadaan ideologi Masyumi dengan ikhwanul Muslimin di Mesir.
Keunggulan dan kelemahan
Keunggulan
Penulis sangat jeli menempatkan tokohnya
,terkadang ia serius menampilkan simbol-simbol agama.seperti pemberian nama
kepada keluarga tokoh utama kisah ini .Fatimah adalah putri dari Haji Muhammad
Idris,dan kekasih Abdul Hasan .Nama-nama itu mengingatkan kita pada Muhammad Rasulullah,yang memiliki putri
Fatimah ,yang juga istri dari Abdul Hasan (julukan untuk Ali bin Abi
Thalib).Disisilain penulis juga bercanda atau bahkan melecehkan ,ketita
menyebut organisasi yang di pimpin Az Zaim adalah organisasi wanita.PadahalAz
Zaim adalah puncak pimpinan Partai dan otak gerakan.
Kekurangan
Kekurangan novel ini, apakah benar penulis
menceritakan pemberontakan PKI?karena dalam novel ini penulis hanya menyebut
partai ,tidak jelas partai apa yang dimaksud.Hal itu berbeda ketika penulis
menyebut Masyumi dan Syarikat Islam secara jelas.Namun mengingat sang penulis
menurut beberapa sumber tidak pernah datang ke Indonesia,perlu di pertanyakan
darimana sang penulis memperoleh data.

